Langsung ke konten utama

Postingan

Rumah Hexagon

Dikasih lahan untuk membangun rumah Hexagon, mari kita wujudkan. Yang pertama, saya tidak suka dengan barang perintilan yang terlalu banyak, selain menurut saya malah sumpek, saya juga tidak suka menghabiskan waktu untuk berberes. Jadi, kita buat semuanya serba simple. Ada sedikit tanah kosong di paling depan rumah, saya isi dengan tetumbuhan, ada sayur mayur simple (bayam dan teman-temannya), pohon lombok, tomat, daun bawang, seledri, rimpang-rimpang. Semua bermanfaat untuk logistik dapur. Bunga? Ada beberapa, yang paling simple perawatannya, bunga krokot salah satunya. Gak perlu ngabisin banyak waktu untuk merawat bunga, apalagi bunganya gak bisa dimakan :D. Lalu, kita masuk ke ruang tamu. Tidak ada sofa, saya buat ruang tamu lesehan saja, lebih nyaman dan bisa menampung lebih banyak orang. Tidak ada TV, karena setiap kunjungan harus ngobrol, bukan nobar. Di samping ruang tamu, ada workshop dan warehouse, buat nyimpan mainan edukasi, produk herbal, dan beragam kurma y...

Pekan Ketujuh : Terimakasih Mentor, Terimakasih Mentee

Memasuki pekan ketujuh dan aroma perpisahan sudah terasa *mendadak melow. Pekan ini adalah pekan apresiasi, mengapresiasi kemajuan sebagai mentee dan juga sebagai mentor. Dan tidak lupa ungkapan terimakasih kepada mentee dan mentor, karena telah mau menerima dan tumbuh bersama menjadi lebih baik. Terimakasih mentor yang bersedia menyediakan waktunya untuk mengajarkan ilmu-ilmu baru, mengoreksi setiap kesalahan dengan sabar, memberikan referensi-referensi keilmuan yang sampai sekarang masih saya akses. Dan inilah review dari mentor saya: Bismillah. Terima kasih sudah mempercayakan sy sebagai teman belajar yang responsif dan aktif selama proses mentorship ini. Tahap ini, sepengamatan sy mentee banyak perkembangan dalam proses belajar. Mentee sudah *berhasil*🎊🎊🎊🎉🎉🎉 💝 Mengetahui dan memahami mad dan gunnah dengan baik 💖 Berproses untuk stabil dan konsisten  mengaplikasikan hukum mad dan gunnah dalam bacaan. 💞 Mengetahui dan memahami makhraj hur...

Pekan Keenam : Suksesku dan Perasaanku Hari ini

Pekan Keenam, cerita tentang suksesku, rahasianya, apa lagi kesuksesan berikutnya dan bagaimana perasaanku. Dan inilah yang terangkum di pekan ini: Jum'at Memulai hari dengan mendengarkan live Bu Septi -setelah sholat dan dzikir pagi-, dengan perasaan bersemangat seperti matahari yang bersinar cerah. Dengan melihat catatan plan, maka target hari ini adalah bisa memperdengarkan dan mengucapkan huruf Syin dan Qof dengan benar. Sebenarnya saya sudah mengira ucapan saya sudah benar, tetapi setelah video kesekian saya kirim ke mentor ternyata ada beberapa huruf yang belum tepat, diantaranya syin dan qof. Itu yang saya targetkan akan bisa diselesaikan. Dengan bermodal panduan 3D makharijul huruf dan mengulang selama 15 menit, Alhamdulillah -saya merasa- lebih baik. Sabtu Jumat sore saya berencana untuk mengucapkan hurf Shod dan Tho dengan benar. Ini huruf yang agak sulit karena huruf tebal.  Lalu, pagi Sabtu saya bangun dengan kondisi perut yang melilit, rupanya sa...

Pekan Kelima : False Celebration & 360° feedback

Pekan kelima dari kelas kupu-kupu di mentorship program ini, tentu saja, semakin membuat alis saya berkerut. Selalu ada kejutan. Iya, benar. Termasuk, saya baru tau istilah-istilah baru. Kebanyakan main sutil, sih 🤭 Di point pertama, evaluasi kemajuan, itu sudah oke, saya paham. Oh, progress saya sudah di tahap ini. Kaya, itamamul harokat, sudah baik, hanya perlu konsisten untuk kembali ke titik awal. Terutama, jika ketemu sukun yang sebelumnya kasroh, yang intinya setelah mengucapkan i dan u, harus segera kembali ke posisi bibir awal.  Huruf-huruf istila yang tebal, belum terlalu keliatan tebalnya. Huruf tebal dan huruf tipis ini masih PR banget. Dan, mad aridh lissukun, harus konsisten dimulai dari ta'awudz, kalau 4 harokat semua harus 4 harokat. Terakhir, makharijul huruf yang belum tepat : 'ain, tho, sho, dzo, dza, syin (kecuali 'ain, kesemuanya adalah huruf yang harus mengangkat pangkal lidah, ini kesulitan saya dari awal) Paham teorinya, ta...

Pekan Keempat : Check In

Pekan keempat ini adalah Check In. Langkah awalnya adalah saling mengupdate hubungan antar mentor dan mentee, bagaimanakah hubungannya, apakah baik-baik saja, apakah akan berlanjut, atau haruskah diakhiri? Alhamdulillah, dengan mentor saya tetap berlanjut, berikut pertanyaan-pertanyaan yang diajukan dan respon saya : 1. Selama beberapa pekan ini, hal menarik apa yang didapatkan selama mentoring dengan saya? Lebih memahami beberapa makharijul huruf, yang sebelumnya saya kira sudah benar ternyata belum. Seperti pelafalan huruf 'Ain yang ternyata selama ini saya lafalkan dengan masuk hidung. 2. Apa yang membuat merasa nyaman mentoring dengan saya? (Kira-kira masih berlanjut kah bermentor dengan saya) Masih berlanjut, nyaman karena tidak ditarget, targetnya tergantung diri sendiri alias merdeka belajar 😁 3. Seberapa manfaat hasil diskusi kita terhadap ilmu yang ingin  telah  dipelajari? Alhamdulillah bermanfaat, terutama link-link youtube yang diberikan. 4. Apa yang h...

Pekan ketiga kelas Kupu-Kupu

Setelah libur lebaran, pekan ketiga dari kelas kupu-kupu pun dimulai kembali. Masih tentang program mentorship, pekan ini menyusun goal, komplit dengan langkah dan deadlinenya. Di program mentorship, goal saya di tahsin saya jabarkan dengan detail, dua bulan pertama saya targetkan harus menyelesaikan makharijul huruf, itmamul harokat dan kalimat-kalimat khusus di Al-Qur'an. Dua tahun kedepan, saya menargetkan sudah selesai dengan teori dan praktek tentang membaca Al-Qur'an. Sehingga, di tahun 2022 saya sudah siap untuk menghafal, yang pada akhirnya menjadi Al-Qur'an long life learner. Mindmap yang akan menjadi prioritas sesuai urutan adalah: 1. Tahsin 2. Parenting 3. Finansial 4. Cooking & Planting #pekanketiga #kelaskupukupu #bundacekatan #institutibuprofesional

Pekan Kedua kelas Kupu-Kupu

Pekan kedua dari kelas kupu-kupu. Ada perubahan yang saya lakukan yaitu : Mengganti mentor. Karena mentor di pekan lalu, meskipun saya ingin melakukannya, tetapi tidak sesuai dengan mind map. Kemudian saya sampaikan hal tersebut ke mentor dan alhamdulillah mentor saya -Mba Puan- meresponnya dengan baik. Lalu, saya mencari mentor baru yang sesuai dengan mind map, yaitu tahsin. Alhamdulillah langsung ketemu dan ternyata satu regional, yaitu mba Farah dari Balikpapan. Karena pekan kedua ini tentang skill assessment, maka saya menyebutkan bahwa saat ini saya juga sedang belajar tahsin di sebuah lembaga tahsin, dengan menyebutkan level tahsin yang saya ikuti. Dan ternyata, mba Farah adalah salah satu pengajar di lembaga tahsin tersebut -berbeda cabang-. Juga, saya mengirim vidio pembacaan Surat Alkahfi ayat 83-97. Dari video tersebut, hal yang harus saya perbaiki adalah : stabilkan mad dan ghunnah, makharijul huruf dan sifat huruf. Dan ini yang akan saya kuatkan di kelas kupu-k...