Langsung ke konten utama

Warna Warni MPASI Azka

Selepas 180 hari setelah Azka lahir, atau kurang lebih 6 bulan. Atau tepatnya lagi setelah Azka lulus S1 ASI Ekslusif. Maka yang terjadi adalah, bunda deg deg an..

Keahlian (tepatnya kegagapan) bunda dalam mempersiapkan MPASI di pertaruhkan.

Katanya, 2 minggu pertama adalah menu tunggal. Artinya hanya 1 rasa saja. Rasa yang terpendam, misalnya. Cukup itu aja. Jangan ditambah dengan Rasa ingin memiliki. Syusah. Apalagi Muzammil sudah sold out. Tinggal Lee Min Ho aja, itupun dia gak ngerti sholat, apalagi ngaji.

Lalu, ibu muda yang sedang terseok belajar ini pun mempersiapkan menunya. Persis. Jadwal menu Tunggal Azka 2 Minggu. Demikian judulnya.

Minggu Pertama

Hari pertama di Minggu Pertama. Semua berjalan lancar. Bahan buah sudah terbeli dan mojok di kuklas. Apel, Pepaya, Pear, Ubi, Labu, Beras Merah Gasol. Semua ada.

Hari kelima, menu dan jadwal sudah bercerai. Tepatnya di hari ketiga. Ketika aku dengan semangat mengukus apel. Setelah diparut baru tau kalo rasanya aseeemmm bangett. Semakin asem daripada rasa aslinya. Aku yang makan aja gak sanggup, apalagi dikasihkan Azka. Ganti pakai pepaya California.

Esoknya udah shock buat ngukus pear, khawatir kecut lagi. Yaudah apa yang ada di kulkas itu yang dimasak. Pearnya? Aku makan lah :D

Masak ubi kukus eh Azka sembelit, besok nya kasih pepaya lagi. Gitu aja terus terbolak balik, tiap sembelit balik ke pepaya lagi hahaha. Udah gak usah nanya jadwal menu tunggal itu lagi :p



Menu Tunggal
 2 minggu berlalu, masuk ke menu 4*. Iya menu yang terdiri dari karbohidrat, protein nabati, protein hewani dan sayur/buah. Belajar dari pengalaman sebelumnya bahwa jadwal dan aplikasi gampang sekali bercerai macam artis ibukota, akhirnya gak buat jadwal sama sekali. Aku hanya mengelist apa yang masuk karbo, prohe, prona dan sayur.

Dan lagi, brokoli dikira sayur, padahal prona. Buncis dianggap sayur juga padahal prona. Gitu. Banyak belajar eh banyak juga salahnya.
Mending gak belajar gak ada salah ya.. *dijitak
Menu 4 *
Terus kalau penasaran sama resep dan cara masak mpasi ala aku, boleh kok stalking FB ku, cari aja di menu MPASI Azka. User name nya? Cari aja sendiri. Usaha dong, wkwkw



Cheers,
Bunda Azka
FB : Ni'mah Rosyidah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...