Langsung ke konten utama

Ayah - Anak Time


Jadi apa yang biasanya Ayah & Anak lakukan saat mereka berdua? 
Nonton bola? 
Maen game PS? 
Rumpi? 
Masak? 
Cek IG Lambe Turah? 
Selfi? 
Eh itu kan aku yaa :p


Ini salah satu kegiatan Ayah & Azka time, bermain boneka tangan. Boneka tangannya beli di toko Alat Permainan Edukasi (APE) di strat 1 kilo 3, sejajaran sama masjid Al - Ikhsan. 1 paket isi 6 macam boneka tangan harganya 60K.


Yang lagi dimainkan ini adalah boneka monyet dan kelinci. Plis jangan protes kenapa kelinci warna biru :D


Awalnya dia hectic, ayah cerita dan Azka pun ikut ngoceh. Dengan bahasa yang hanya dia yang tahu, bahasa ala bocah usia 7 m+. Jadilah mereka saling bersahut sahutan. Rame.



Azka ikut bercerita
Saking semangatnya maka tidak bisa dipastikan apakah Azka sedang berteriak, tertawa atau mau nangis :D. 


Tebak, ekspresi apa ini?
Tetapi bocah tetaplah bocah, kadar bosannya lebih tinggi daripada kadar ingin taunya. Katanya kadar konsentrasi anak berbanding lurus dengan usianya. Anak usia 5 tahun akan memiliki rentang waktu konsentrasi maksimal 5 menit. Usia 6 tahun 6 menit, begitu seterusnya. Nah ini bocah usia 7m jadi bisa dipastikan kan berapa rentang waktu maksimal konsentrasinya :p

Berdiri, pertanda sudah mulai bosan

Dan pada detik ke 35 Azka pun mulai beralih perhatian. Boneka tangan menurutnya sudah tidak menarik, mainan puterannya lebih mengasikkan. 


Sudah fokus sama mainan barunya.
Endingnya Ayah bercerita sendiri dan Azka ngoceh sendiri :D


Selamat Ayah-Anak Time...

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Day 8 : Visual is Work

Pekan lalu saya sempat di buat panik oleh Azka, yang siang itu demam dan langsung step di sore harinya. Kemudian berakhir dengan opname selama 4 hari di rumah sakit. Ceritanya sedikit panjang, tetapi intinya adalah bagaimana saya menangani ketika Azka step. Ini pertama kalinya Azka step, saya tentu saja panik luar biasa. Bersyukur tetangga di depan rumah saya seorang perawat. Saya benar benar blank. Tetapi fungsi visual dan auditori saya tetap bekerja, alhamdulillah. Saya melihat bagaimana mba perawat melakukan pertolongan pertama ke Azka, dan itu benar benar saya praktekkan selama perjalanan ke rumah sakit yang berjalan 4 kilometer dari rumah saya. Bagaimana dia menjaga alur pernafasan Azka supaya tetap baik dan memberi ganjalan di mulut Azka yang semakin merekat erat. Alhamdulillah berlahan kondisi Azka membaik. #harike8 #Tantangan10hari #GameLevel4 #GayaBelajarAnak #kuliahBunSayIIP

Review Pecha Kucha Sesi 4

Tim yang hadir di sesi 4 pada tanggal 21 Maret 2022 1. Sitarasmi ( https://youtu.be/OUlBkV5l9bk ) Video pertama yang durasinya justru kurang 3 detik, yaitu 6 menit 37 detik. Point 8 untuk video. Pemaparan pesan jelas dan mudah dipahami, point 10. 2. Tomorrow ( https://youtu.be/FLUWMCjdYRE ) Durasi sesuai, baik setiap slide maupun secara keseluruhan. Point 10 untuk videonya. Disampaikan dengan bahasa yang runut, lugas dan jelas. Juga point 10 untuk Tomorrow. 3. Rubii ( https://youtu.be/DmTe6ed7xwY ) Durasi videonya 6 menit 52 detik, juga kelebihan dari Pecha Kucha yang seharusnya. Point 8 untuk videonya. Pesan dan informasi juga tersampaikan dengan jelas, akan lebih bagus jika pandangan tetap mengarah ke kamera. Point 8 untuk Rubii.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...