Langsung ke konten utama

Azka's Day Out : Kebun Raya Balikpapan




Salah satu project keluarga kami adalah menyempatkan untuk refreshing minimal sebulan sekali dan tujuan kali ini adalah Kebun Raya Balikpapan.

Ini ide ayah, yang dari hari Jumat udah koar ngajakin ke kebun raya Balikpapan. Akhirnya Sabtu pagi, 01 Juli 2017, kita bertiga berangkat kesana 😅


Kebun Raya Balikpapan baru beberapa tahun belakangan ini (agak) terkenal. Padahal pembangunannya udah dimulai dari tahun 2005. Dan aku baru berkunjung tahun 2017, wkwkw. Kemana aja neng? *tutup muka

Terletak di kilo 15 yang cuma 20 menit dari rumah kami, dan ada papan nama super gede yang gak mungkin nyasar.

Karena lokasinya agak ke dalam dari jalan poros Balikpapan - Samarinda, sebelum masuk saya memutuskan untuk singgah di sebuah toko buat beli minum dan camilan. Khawatir disana gak ada, kalaupun ada takut mahal :p

Sempat nanya ke mba penjual di toko " mba kebun raya masuknya jauh ya?. Gak juga, kata mbanya.
3 kilo? tanya aku lagi. Ehmm gak sampe kok mba, jawabnya.

Yaudah akhirnya kami memulai menyusuri jalan yang hari itu cuacanya agak rintik rintik.

Jalan masuk ke Kebun Raya
Setelah kurang lebih 10 menit perjalanan, kami disambut plang nama KRB, selain oleh hujan yang semakin agak deras :D
Gerbang masuk KRB

Kami pun masuk menuju pos penjaga dan hanya disuruh ngisi buku tamu. Masuk ke kebun rayanya FREE alias GAK BAYAR.
Foto di depan gerbang, gak tau gimana cara muter fotonya :p
Di area parkir sudah ada maping area lokasi tersebut, yang baru aku liat setelah mau pulang hahaha
Mapping Area Kebun Raya Balikpapan
Karena masih agak hujan, kami duduk duduk dahulu di gazebo yang banyak tersedia. Dan karena masih suasana liburan jadi pengunjung cukup banyak, termasuk ada acara reuni sekolah, lupa nama sekolahnya tapi inget angkatan '88 ( ini aku pun belum lahir :D)
Beberapa kali petugas mengingatkan pengunjung untuk tidak berada di bawah pohon, karena angin juga lumayan kenceng. Kan gak asik klo ketimpa pohon yang jatuh 😔
Foto di Green House
Setelah menunggu beberapa lama, hujan pun berenti dan langsung panas. Agak ekstrem memang cuaca akhir akhir ini. Kami mulai menyusuri KRB, melihat beragam jenis tanaman yang ada, foto foto dan gantian mengendong Azka (iyes beratnya udah mau 10 kilo men, cukup buat pegel pinggang :p)
Salah satu spesies tumbuhan yang ada di KRB
Giliran ayah yang gendong Azka :D
Berapa tinggi pohon ini? Ayahnya Azka cuma se per sekiannya :D

Bangunan unik

Setelah capek keliling plus muter muter, kami beristirahat di gazebo sembari memakan camilan yang dibeli tadi. Oiya, di area KRB ini emang gak ada yang pedagang makanan, so pastikan bawa bekal yang cukup jika kesini yaa...
Istirahat di gazebo

Karena sudah masuk waktu dzuhur kami pun sholat di Mushola, musholanya bersih dan lumayan banyak yang sholat. Jadi kami menunggu agak luang baru gantian sholat.
Musholla tampak depan
Gantian sholat, itu yang item2 kepala bocah :D
Selepas dzhuhur kami berencana ke danau nya, tetapi setelah berjalan cukup jauh dan gak nyampe nyampe. Dan juga jalannya super sepi. Mungkin pengunjung ogah ke danau karena jauhnya itu kali :D. Saya menyerah dan ngajak balik, padalah klo diliat di peta harusnya sudah setengah perjalanan. Wkwk
Sepertinya tempat air mancur, tapi kosong jadi mirip stadion :)

Kata ayah next aja ke danau kalo sudah ada mobil traillnya hahaha, Azka pun sudah mulai ngantuk akhirnya kami bersiap siap untuk pulang.

Good Bye Kebun Raya Balikpapan...

Travelling tips :
1. Bawa bekal makanan yang cukup
2. Kalau bawa bayi bawa strollernya juga :)























Bonus : Foto sama Nusa Indah

Komentar

Postingan populer dari blog ini

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...