Langsung ke konten utama

Welcome Third Trimester

Gak kerasa trimester 3 udah tinggal beberapa hari lagi…

((GAK KERASA))

Daaann tanda tanda sudah mulai terlihat. Mulai dari badan yang semakin berat mendekati 60 nafas yang semakin pendek, lebih tepatnya mulai sering ngos ngosan :D

Tidur semakin gak nyaman, hadap kanan pegel, hadap kiri senep, telentang gak napas, tengkurep apalagi :P. Anyway menurut rekomendasi sebaiknya sih hadap kiri tapi kalau Rosul tidur menghadap kanan. Klo aku ya tak bolak balik, ke kanan mulu gak sanggup apalagi ke kiri terus aseli pegel.

Tengah malam kadang harus terbangun, karena entah kenapa baby selalu aktif di malam hari, aktif ngejedug jedugin kaki ke perut maksudnya J

Kaki pun mulai sering keram keram pegel, ya iyalah biasa nahan bobot 40-45 kilo tetiba harus nopang berat nyaris 60 kilo, belum lagi klo Azka pengen di gendong, ditambahin lagi 10 kilo. Sabar ya kaki :D

Terusss, sudah mulai geraaaahhh. Rambut sudah dipotong super duper pendek, kalo gak ada larangan buat botak udah dibotak kali yaaa. Jangankan cuaca panas, hujan aja bisa tetap keringetan kok :P. Efek lainnya, jadi tukang geragas es batu, dikit dikit es tapi minumnya pake jurus menghilang dulu, daripada dimintain sama Azka terus dia batuk :D

Emang bener kata Al Quran bahwa hamil itu kepayahan yang bertambah tambah, semakin bertambah usia kemahilan semakin lelah yang di rasakan.

Tapi…

Ternyata banyak hikmah dari kehamilan, mulai dari malaikat yang terus menerus mendoakan, pahala yang berlimpah yang disediakan. Bahkan hamil dan melahirkan sudah selevel dengan jihad fi sabilillah lhooo. Syaratnya bersabar :D. Ojo ngeluh ngeluh *fix ini nasihat buat diri sendiri.

Dinikmati aja, karena itu gak akan lama, iya Cuma 9 bulan aja kok ((CUMA)) dan belum tentu juga tahun depan bisa ngerasain sensasi hamil lagi kan :P


Balikpapan, 21 Maret 2018

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...