Langsung ke konten utama

NHW #4 : Langkah Pertama untuk 10.000 Jam

Bismillah..
NHW pekan ke 4 yang membuat saya bertanya tanya : selama ini kemana aja?
Saya seperti terlempar ke 5-7 tahun yang lalu. Artinya tahun tahun belakangan ini saya jalani tanpa kemajuan, tanpa perkembangan. Hidup sekedar makan, tidur, kerja, jalan jalan. Hiks

Alhamdulillah bergabung di IIP menyadarkan kembali arti dari hidup ini.

a. Mari kita lihat kembali Nice Homework #1 , apakah sampai hari ini anda tetap memilih jurusan ilmu tersebut di Universitas Kehidupan ini? Atau setelah merenung beberapa minggu ini, anda ingin mengubah jurusan ilmu yang akan dikuasai?

Setelah merenung beberapa hari, pilihan untuk mempelajari ilmu parenting semakin kuat.
Jika dianalogikan, saya adalah orang yang belajar berenang setelah tenggelam.
Iya, baru tertatih mempelajari parenting setelah memiliki anak.
Selama ini kemana aja sih? 😐

b.  Mari kita lihat Nice Homework #2,  sudahkah kita belajar konsisten untuk mengisi checklist harian kita? Checklist ini sebagai sarana kita untuk senantiasa terpicu “memantaskan diri” setiap saat. Latih dengan keras diri anda, agar lingkungan sekitar menjadi lunak terhadap diri kita.

80% checklist sudah berjalan dengan baik. Sisanya 30% akan terus saya push dan paksa.

b.Baca dan renungkan kembali  Nice Homework #3, apakah sudah terbayang apa kira-kira maksud Allah menciptakan kita di muka bumi ini? Kalau sudah, maka tetapkan bidang yang  akan kita kuasai, sehingga peran hidup anda akan makin terlihat.

Sangat jelas bahwa Allah menciptakan manusia sebagai pemimpin di muka bumi dan untuk beribadah hanya kapadaNya.
Sebagai seorang ibu, hal yang paling menyenangkan adalah saat menyiapkan MPASI dan membersamainya, baik membacakan buku untuknya atau bermain main.

Maka, bidang parenting dan pendidikan anak adalah fokus saya.

Misi hidup : Menjadi ibu yang menyenangkan dan teman bermain bagi Azka
Bidang : Parenting & Pendidikan Anak
Peran : Fasilitator

c. Setelah menemukan 3 hal tersebut,  susunlah ilmu-ilmu apa saja yang diperlukan untuk menjalankan misi hidup tersebut.

Tahapan yang akan saya tempuh

1. Bunda Sayang : Ilmu seputar kebutuhan anak, antara lain ilmu parenting, ilmu gizi anak, ilmu tumbuh kembang anak, ilmu komunikasi anak.
2. Bunda Cekatan : Ilmu seputar diri sendiri, seperti ilmu memasak, ilmu keuangan keluarga dan ilmu penataan rumah.
3. Bunda Produktif : Ilmu yang akan saya pergunakan dalam rangka persiapan untuk resign 2-3 tahun mendatang. Yaitu ilmu yang saat ini sesuai dengan profesi saya : ilmu keuangan dan pajak. Harapannya saat resign saya sudah menjadi konsultan pajak, hingga bisa lebih banyak waktu bersama Azka tetapi tetap menghasilkan.
4. Bunda Shaleha : Di tahap ini saya lebih berfokus untuk menghafal Al Quran. Checklist harian saya hanya mewajibkan untuk membaca Al Quran setiap hari, kedepan akan saya paksa untuk menghafalkannya juga.
Untuk bermanfaat bagi orang lain, saya akan mensharing kegiatan kegiatan saya di media sosial agar dapat menjadi inspirasi bagi yang lain.

d. Tetapkan Milestone untuk memandu setiap perjalanan anda menjalankan Misi Hidup

Saya melangkah di usia 26 tahun dan akan berusaha mencapai 10.000 jam di usia 30 tahun. 4 tahun mendatang Insya Allah 4 tahap tersebut telah terlewati dengan baik.

Milestone  yang ditetapkan adalah sbb  :
KM 0 – KM 1 ( tahun 1 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Sayang
KM 1 – KM 2 (tahun 2 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Cekatan
KM 2 – KM 3 (tahun 3 ) : Menguasai Ilmu seputar Bunda Produktif
KM 3 – KM 4 ( tahun 4) : Menguasai Ilmu seputar Bunda shaleha

e. Koreksi kembali checklist anda di NHW#2, apakah sudah anda masukkan waktu-waktu untuk mempelajari ilmu-ilmu tersebut di atas. Kalau belum segera ubah dan cantumkan.

Ilmu seputar bunda produktif belum saya cantumkan di NHW 2 , tetapi sudah saya jalani setiap hari. Checklist tersebut akan saya revisi.

f. Lakukan, lakukan, lakukan, lakukan

Dengan mengucapkan Bismillah semoga Allah memantapkan niat saya, meridhoi langkah saya dan meneguhkan harapan saya.

Balikpapan, 11 Juni 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...