Langsung ke konten utama

Buka Puasa Pekan Kedua



Puasa pekan kedua ini saya berpuasa jajan. Karena dari Pencatatan Keuangan ternyata biaya jajan lumayan banyak juga. Alhamdulillahnya, puasa jajan ini didukung oleh pandemik covid-19 -jangan jajan sembarangan, jangan keluar rumah. Oke, baiklah.

Indikatornya adalah :

Excelent jika jajan 0 rupiah
Very Good jika jajan 1.000 - 20.000
Satisfactory jika jajan 21.000 - 50.000
Need Improvement jika jajan diatas 50.000

Alhamdulillah dengan berpuasa jajan, termasuk jajannya anak-anak, saya jadi bisa bereksperiment dengan tepung-tepungan di dapur. Beragam camilan hadir dirumah.

Dan, inilah ringkasannya:

30 Maret '20 : Saya buat donat for the first time, gak dapat white ring tapi anak-anak doyan, untuk itu badgenya adalah Excelent

31 Maret '20 : Masih pake tepung yang sama (tepung tinggi protein yang saya beli 2 bulan lalu) saya bereksperiment dengan buat roti. Isiannya karena gak ada apa-apa dirumah, saya pake palm sugar. Hasilnya agak keras terus saya menganjurkan anak-anak untuk makan dengan cara dicelup ke teh hahaha, akhirnya dapat badge Excelent.

01 April '20 : Karena ayah beli roti dan meses (roti gak masuk jajan karena untuk sarapan), akhirnya saya buat roti (lagi) dengan bentuk yang beda dan isiannya diganti meses. Karena bentuk bulat-bulat, Azka bilang itu kue roti. Badgenya tetap Excelent.

02 April '20 : Ada ubi yang beberapa hari lalu sempat saya bulat-bulatin, diisi coklat, waktu itu mau buat bola-bola ubi coklat lumer, karena kebanyakan buatnya akhirnya separo saya masukkan freezer dan hari ini baru dieksekusi sisanya. Awalnya cuma mau bola ubinya direbus (karena males goreng) tuang air, masukkan bola ubi, udah setengah mateng baru saya kepikiran, ini dikasih gula, santan enak nih. Dikasih meizena dan sagu sedikit. Nah, akhirnya jadi kolak bola-bola ubi isi coklat. Alhamdulillah dapat badge Excelent.

03 April '20 : Ada kacang ijo yang mau dieksekusi jadi bubur kacang ijo, tapi ayah mengambil peran ini, katanya masakan kacang ijo buatannya lebih enak daripada buatan saya. Ya, kan saya jadi senang (senang gak masak haha) jadilah camilannya burjo made by Ayah. Badgenya tetap Excelent karena indikatornya berapa rupiah yang keluar, bukan siapa yang masak.

04 April '20 : Saya akhirnya dapat badge Need Improvement, gegara hanya pengen salome. Iya, udah lamaa banget rasanya gak makan salome, dan pas pengen pas buka grup keluarga, si kakak open order salome ayam. Ah, pucuk dicinta ulam pun tiba. Langsung pesan dong, habisnya 95rb. Gak keluar rumah emang, salomenya yang datang sendiri kerumah 🤭

05 April '20 : Azka request lagi, bun buatin kue roti dong. Ya Allah, ternyata bocah doyan. Cari-cari tepung Cakra, gak nemu ternyata disimpan ayah dikulkas, kan kudu nyesuaikan suhu lagi, akhirnya pake tepung sejuta ummat -segitiga biru-, sambil membatin yakin aja kah ini buat roti pake tepung ini. Akhirnya tetap eksekusi, bocah seperti biasa minta jatah adonan juga. Isiannya pake keju yang sisa seuprit di freezer. Pulang kerja ayah nanya : masih buat roti yang beginian bund, nanya begitu tapi abis juga. Badgenya tetap Excelent.


#janganlupabahagia
#jurnalpuasaminggukedua
#kelaskepompong
#bundacekatan
#buncekIP
#InstitutIbuProfesional

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...