Langsung ke konten utama

Azka Goin' to Daycare

Awal Agustus ini ada cerita yang berbeda

Pak suami aka Ayahnya Azka dapat kerjaan baru, jadi deh Azka harus masuk daycare (terpaksa). Awalnya mau masuk daycare pas usia 3 bulan, tapi aku mellow ngerasa doi masih kecik banget. UDah deh tunda aja sampe lulus ASIX. Si bocah meski badannya gede tetap aja bocah yang aku suka huhuhu klo dititip2 :(

Selama ini sama ayahnya karena kerjaan ayahnya yang wiraswasta dan waktunya fleksible banget. Tapi karena ada panggilan buat ngantor lagi, apa dayaaa....

Sabtu aku daftarin Azka di IHSI Balikpapan yang kebetulan aku kenal dengan ownernya Teh Sari.

Senin 07 Agustus 2017 Azka mulai masuk daycare. Aku cuti 1 hari buat nemenin bocah. Kasian kalo tetiba masuk ke lingkungan baru yang gak dia kenal.

Dia fine fine aja hanya saja masih menjaga jarak dengan orang lain. Sapaan guru guru nya lebih banyak disambut muka judes :P

Tapi emang Azka orangnya gak gampang takut sama orang, meski judes dia menyambut uluran tangan gurunya buat digendong :D

Sore kita pulang kerumah, Azka cepat sekali adaptasinya. Alhamdulillah

Selasa Ayah Azka training ke Samarinda, seminggu ke depan. Aku yang biasa ngurus Azka berdua agak kelabakan :(

Hari kedua Azka di daycare

Istirahat kantor aku sempatin jenguk ke daycare meski badan rasanya gak karuan cuapek. Lha sampe sana bocahnya malah tertidur. Dia nangis hanya saat menjelang tidur. Iya Azka agak susah tidur tapi bangunnya gampang banget :P

So far, dia enjoy dan senang karena ada teman (baca : ada teman yang bisa diambil makanannya :P)

Permasalahan Azka di daycare cuma sederhana : dia suka sekali mengambil makanan yang lagi dimakan temannya. Even temannya udah 2 tahun dan dia baru 9 bulan, badannya emang gedean Azka :D

Sekarang sudah seminggu Azka di daycare, perkembangan komunikasinya alhamdulillah ada kemajuan sekali. Lebih banyak tersenyum. Lebih suka ngoceh, Ketawa ketawa.

Duh nak, bunda kangen :(

Balikpapan, 14 Agustus 2017

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Review Pecha Kucha Sesi 3

3 tim yang hadir dengan video Pecha Kucha yaitu: 1. Finansial ( https://youtu.be/Vc7qsQzasME ) Masing-masing slide tidak 20detik tepat dan total keseluruhan lebih dari 1 detik. Point 8 untuk kriteria ini. Penyampaian pesan jelas dan gamblang tapi ada slide yang masih seperti berbentuk flayer hingga pointnya 8. 2. Thama 01 ( https://youtu.be/oB5cqnch1OM ) Durasi videonya 6 menit 44 detik hingga saya beri point 8. Pesan tersampaikan dengan lugas dan jelas, mudah dipahami dengan baik hingga pointnya 10. 3. Jernih ( https://youtu.be/uASfblg70Kg ) Durasi video lebih dari 3 detik, yaitu 6 menit 43 detik. Hingga saya beri point 8. Pesan terdeliver  dengan baik, bahasa mudah dipahami dan gampang dicerna. Poinnya 10 untuk Jernih.

[Bunda Salihah] : ApresiAKSI

Alhamdulillah materi ke-7 yaitu ApreAKSI akhirnya diberikan oleh Ibu setelah tertunda sepekan karena kesehatan Ibu yang sedang tidak baik. Materi kali ini adalah tentang apreAKSI, yang mengandung apresiasi, monitoring, evaluasi dan keputusan. 1. Social Impact ApreAKSI dimulai dengan membuat daftar pentingnya analisa dampak atas Aksi yang telah dilakukan oleh tim kami. Inilah alasan kami dalam membuat analisa dampak. 2. Theory of Change. Scale up is not growing our organization, it's growing our impact - Bill Dryton. Theory of change yang kami lakukan meliputi : Input : Biasanya merupakan kata benda, seperti materi , informasi dan pengetahuan yang tim butuhkan untuk melakukan aksi Activites : tugas yg akan dilakukan selama pelaksanaan aksi, lebih baik diungkakan dengan kata kerja ( melakukan, menyediakan, membuat, mengantarkan, mengajar, membuat) Output : dampak langsung yang akan ditimbulkan oleh aksi kita , lebih baik diungkan dengan kata kerja bentuk lam...

Renovasi 2023

Kegiatan yang sambung-menyambung memang, dimulai dari sunatan Az, kemudian acara syukuran dan berlanjut merenov rumah. Renov ini yang memang menyita waktu, dua pekan soalnya. Di tambah kudu nyuci rumah dan berbenahnya, capeknya alhamdulillah. Karena memang banyak yang dikerjakan, dimulai dari buat talangan air, keramik dapur, buat plafond dapur, mindahin pintu tengah, ganti tempat cuci baju dan keramik teras. Dan selama proses itu rumah udah berantakan banget, karena barang-barang di dapur dipindahin ke rumah tamu. Aku pun masak di ruang tamu, kulkas dan lemari piring di taro diruang belajar anak-anak. Jadi kita kebanyakan beraktivitas di kamar, karena di ruang lain pak tukang sering lalu lalang. Apalagi pas mindahin pintu, jadi ada tembok yang harus di bobok dan itu debuuuuu banget. Jadi selesai itu aku yang nguciian semua perkakas karena semuanya berdebu. Duh kebayang yang rumahnya kena semburan debu erupsi gunung yaa dan rasanya memang setidaknyaman itu. Pasir menuhin teras, dan kes...